Jumat, 16 Oktober 2015

AKU DAN KAMU Chapter 1



Hy guys...
Kali ini author nyiapin kisah cinta buat kalian. Disesuaiin umurnya sama kalian remaja remaja yang lagi galau karna cinta (*author lebay) dan kepingin baca love story nih. Kali ini author buatnya pake chapter biar agak seruan dikit.. Dan mohon dimaklumin ya kalau ceritanya gaje, soalnya bikinnya sambil ngantuk-ngantuk  (*kadang saat ngantuk author dapat ide mendadak ) hehehe... buat para pembaca, jangan lupa ya komennya ditunggu nih.. Oke... langsung aja,, selamat membaca ya guys.....


"Ketika hati mulai diwarnai dengan semburat cinta, siapa yang tau apa yang akan terjadi di masa depan"..

Aku mengenalnya secara tidak sengaja. Siapa?... tentu saja seorang cowok tampan dengan otak jenius yang semakin membuatnya sempurna. Fachri Hisyam Abdullah... cowok yang hobby ngebasket dan main futsal ini berhasil membuatku melayang. Apalagi untuk cewek sepertiku yang baru saja menapaki masa masa SMA. Oke.. ini dia kisahku....
   Namaku Melani Aristia. Baru aja lulus SMP dan aku baru aja mulai beradaptasi di lingkungan SMA ku yang kabar kabarnya nih, murid-muridnya pada pinter-pinter semua. Aku yang cuma modal nekat masuk SMA bergengsi ini pun agak deg-degan juga. Bisa gak ya aku bersaing sama yang lain. But, we must be positif thinking... Akhirnya aku berfighting ria didalam hati.
   Aku yang terobsesi pengen jadi dokter pun ngotot ikut eskul olimpiade biologi. Dan lagi-lagi keberuntungan pun membuatku berhasil masuk eskul bergengsi ini. Kami masuk eskul 2 kali seminggu dan untuk anak kelas 1 itu dibimbing sama kakak tingkat buat belajarnya. Dan akhirnya disinilah pertemuan pertama kami. Sedikit canggung sih, tapi masih bisa deh aku hadepin. Lagian awal-awal juga gak ada rasa apa-apa sama doi. Kami juga ngerasa gak nyaman belajar sama abang kelas jadi kami selalu nggerombol minta ajarin sama kakak tingkat cewek. Dan gara-gara itu Fachri jadi males ngajarin kami. Jadi dia cuma sekedar nampakin muka habis itu pergi main basket sama kawan-kawannya.
    Sampai suatu ketika, kami ikut ajang olimpiade tingkat provinsi dan dari situ perasaan yang disebut cinta itu muncul...
                                                -----------------------------------------
“Mel, cepetan dong... nanti kita telat berangkat eskul loh” celoteh Riska, temen sekamar aku di kost yang juga anak biologi.
“Iya-iya, sabar. Kamu tuh kaya dikejer setan aja” jawabku santai...
“Ya bukannya gitu, tapi kan segan sama kakak tingkat kalo telat mel” ucapnya lagi...
“Iya,... udah siap ni. Ayok berangkat...” jawabku sambil memonyongkan bibir...
Sesampainya di sekolah, kami masuk lab biologi dan yang bener aja.... Cuma ada Fachri disana. Kami dengan ekspresi bingung masuk dan nanya ke Fachri yang biasa kami sapa bang Fachri...
“Bang, yang lain kemana? Kok abang sendirian...” tanyaku sambil menyembunyikan perasaan yang aku juga gak ngerti..
“Yang lain lagi observasi keluar dek. Kalian datengnya telat sih, jadi ketinggalan. Tapi gak papa, kalian observasinya minggu depan aja sekarang kalian belajar materi yang lain aja sama abang” jawabnya sambil tersenyum.
“Oke,, kalau gitu aku beli minum dulu ya bang. Capek jalan dari kos ke sini..” kata Riska.
“Aku ikut” kataku cepat karena gak mau salting ditinggal berdua sama Fachri di lab.
“Gak usah. Deket aja pun ikut, kamu nitip aja deh ma aku” jawab Riska yang gak ngerti apa-apa walaupun aku udah ngasih kode ke dia.
“Ya udah. Tapi jangan lama-lama ya” jawabku.
Kemudian Riska pun berjalan keluar ruangan dan alhasil tinggal kami berdua di lab biologi.
“Belajar yok..” kata Fachri memecahkan keheningan diantara kami berdua..
“Oke, mulai dari mana belajarnya?” tanyaku.
“Mulai dari kamu” candanya yang membuatku jadi gugup.
“Apaan sih” jawabku mengelak.
Dia pun tertawa dan mulai membahas materi kami. Aku Cuma mengangguk-angguk walaupun ada satu atau dua materi yang gak ngerti, tapi malu mau nanyanya.
Riska yang katanya beli minum udah hampir 1 jam gak balik-balik, sampe kami udah siap bahas materi. Dan sengan santainya dia ngirim pesan ke Fachri kalau dia nyusul temen-temen yang lain observasi.
“Nih, Riska sms katanya gak jadi mbahas materi. Dia nyusul yang laen buat observasi” kata Fachri ngasih tau aku.
“Terus Mela gimana?” jawabku.
“Ya udah, sekarang karna materi udah siap, pulang aja yok. Minggu depan kalo pengen observasi biar abang temenin” jawabnya.
“Beneran nih bang?” tanyaku.
“Iya. Sekarang ayok pulang. Kost Mela didepan kan?. Barengan aja sekalian dari pada jalan kaki. Panas nih” katanya.
“Oke..” jawabku sambil tersenyum.
“Jangan senyum lebar-lebar.” Katanya.
“Emang kenapa” tanyaku lagi.
“Gak papa. Nanti ada yang kepincut” katanya sambil ketawa.
“Hah???” jawabku tak mengerti.
Hari pun berlalu. Akhirnya tiba saatnya aku harus observasi tumbuh tumbuhan. Dan akupun mulai berdandan ria ditemani cermin besarku. Ledekan dari teman-teman se kost tak lagi kuhiraukan. Hingga jam menunjukkan pukul 2 siang dan Fachri menjemputku.Kamipun berangkat ke sekolah untuk mengamati lingkungan sekitar.
Seiring dengan mengobservasi, rasa canggungku pun hilang. Kami bebas tertawa dan membicarakan topik lain yang membuat kami semakin dekat. Hingga tak terasa 3 jam pun berlalu. Kami pun duduk beristirahat dibawah pohon sambil melihat siswa yang latihan sepak bola. Lalu tiba-tiba Fachri bertanya..
“Apa yang akan kamu lakukan jika ada seseorang yang menyukaimu sejak pertama kalian bertemu” tanyanya.
“Aku tidak akan melakukuan apapun jika dia tidak mengatakannya padaku” jawabku singkat.
“Jika dia mengatakannya padamu” tanyanya lagi.
“Aku akan turuti kata hatiku.” Jawabku.
“Bisakah kutau apa yang ada dihatimu?” ucapnya.
“Aku akan memberitahumu jika kau mengatakan adakah orang yang mencintaiku sejak pertama melihatku”
“Ada....”
“Siapa ?” tanyaku lagi
“Aku. Jadi, sekarang beritahu aku apa yang ada dihatimu ?...” jawabnya sambil mencoba membaca mataku.
“Yang ada dihatiku adalah Kamu...” jawabku singkat.

Maaf ya,, ceritanya beneran gaje(*muka bersalah). Moga kalian masih minat  buat baca dan nungguin Chapter 2 nya ya guys... Thankyou......

4 komentar: